Satgassus Polri: Apa yang Harus Anda Ketahui Tentang Satgassus Polri?

Satgassus Polri – Kepolisian Republik Indonesia adalah lembaga yang memiliki banyak satuan-satuan khusus untuk menangani berbagai aspek keamanan dan penegakan hukum di Indonesia. Salah satu satuan yang mungkin belum banyak dikenal oleh masyarakat umum adalah Satuan Tugas Khusus Polri, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Satgassus Polri. Dalam artikel ini, kita akan mengungkap apa yang sebenarnya harus Anda ketahui tentang Satgassus Polri.

Pengertian Satgassus Polri

Satgassus Polri adalah singkatan dari Satuan Tugas Khusus Polri. Satuan ini adalah salah satu bagian penting dalam tubuh Polri yang memiliki tugas dan tanggung jawab khusus dalam menjalankan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana yang menjadi perhatian pimpinan di wilayah Indonesia dan luar negeri.

Satgassus memiliki cakupan tugas yang luas, termasuk dalam hal pengumpulan informasi, analisis keamanan, dan pelaksanaan operasi tindak pidana. Mereka bekerja secara intensif dalam rangka menangani kasus-kasus yang memerlukan penanganan khusus, baik dalam skala nasional maupun internasional.

Sejarah Singkat Satgassus Polri

Satuan ini pertama kali didirikan pada tahun 2019 oleh Kapolri saat itu, Jenderal Tito Karnavian. Pembentukan Satgassus tersebut tercatat dalam surat perintah (SPRIN) nomor Sprin/681/III/HUK.6.6/2019, tertanggal 6 Maret 2019. Pada awalnya, Satgassus Polri dikenal dengan nama “Satgassus Merah Putih Polri.”

Satgassus Merah Putih Polri awalnya didirikan dengan tujuan untuk mengatasi kasus-kasus tindak pidana tertentu yang memerlukan penanganan khusus dan tim ahli. Satuan ini dipimpin oleh Irjen Ferdy Sambo, yang pertama kali menjabat sebagai Kasatgasus Merah Putih pada 20 Mei 2020, melalui SPRIN/1246/V/HUK.6.6/2020. Pada saat itu, Ferdy Sambo masih menjabat sebagai Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.

Namun, perjalanan Satgassustidak selalu mulus. Satu momen bersejarah yang mencatat kejadian signifikan dalam perjalanan Satgassus Polri adalah ketika satuan ini “dibubarkan” oleh Kapolri Listyo Sigit Prabowo pada Kamis, 11 Agustus 2022. Keputusan ini diambil setelah salah satu anggotanya, Irjen Ferdy Sambo, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tewasnya Brigadir Yosua.

Tugas dan Fungsi Satgassus

Satgassus memiliki tugas dan fungsi yang sangat vital dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Indonesia. Beberapa tugas dan fungsi utama Satgassus adalah sebagai berikut:

1. Penyelidikan dan Penyidikan Tindak Pidana

Tugas utama Satgassus adalah melakukan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana yang menjadi perhatian pimpinan Polri, baik di dalam wilayah Indonesia maupun di luar negeri. Mereka bertanggung jawab untuk mengungkap kasus-kasus yang memiliki dampak besar dan sensitif bagi negara.

2. Pengumpulan Informasi Intelijen

Satgassus juga memiliki peran dalam pengumpulan informasi intelijen. Mereka mengumpulkan data dan intelijen yang diperlukan untuk menentukan langkah-langkah dalam menangani kasus-kasus yang rumit. Informasi intelijen ini digunakan untuk mengidentifikasi ancaman keamanan dan mengambil tindakan yang sesuai.

3. Analisis Keamanan

Selain pengumpulan informasi, Satgassus juga melakukan analisis keamanan. Mereka menganalisis potensi ancaman dan risiko keamanan yang dapat mempengaruhi Indonesia. Hasil analisis ini membantu pimpinan Polri dalam mengambil keputusan strategis terkait keamanan nasional.

4. Pelaksanaan Operasi Tindak Pidana

Satgassus dapat terlibat dalam pelaksanaan operasi tindak pidana yang memerlukan penanganan khusus. Mereka memiliki tim-tim yang terlatih untuk menjalankan operasi-operasi ini dengan cermat dan efektif.

5. Kolaborasi Internasional

Satgassus Polri juga menjalankan tugas-tugas di luar negeri dan berkolaborasi dengan lembaga-lembaga penegak hukum internasional dalam rangka mengatasi tindak pidana lintas batas. Kolaborasi internasional ini sangat penting dalam penanganan kasus-kasus yang melibatkan kerjasama dengan negara-negara lain.

Kasus Irjen Ferdy Sambo dan Penutupan Satgassus

Sejarah perjalanan Satgassus tidak selalu mulus. Salah satu momen kritis dalam sejarah satuan ini adalah kasus yang melibatkan Irjen Ferdy Sambo. Pada tahun 2022, Irjen Ferdy Sambo ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tewasnya Brigadir Yosua.

Kasus tersebut mengguncang Indonesia dan menimbulkan polemik yang cukup besar. Kasus tersebut dianggap sebagai salah satu tantangan terbesar bagi Satgassus dan institusi Polri secara keseluruhan.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo kemudian mengambil keputusan kontroversial dengan “membubarkan” Satgassus Polri pada tanggal 11 Agustus 2022. Keputusan ini diambil sebagai respons terhadap kasus yang melibatkan salah satu anggotanya. Penutupan Satgassus mencatat akhir dari perjalanan satuan ini yang telah bertugas dengan berbagai tantangan dan prestasi.

Kesimpulan

Satgassus Polri adalah satuan tugas khusus yang memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Indonesia. Mereka bertanggung jawab untuk melakukan penyelidikan dan penyidikan tindak pidana yang menjadi perhatian pimpinan Polri di wilayah Indonesia dan luar negeri. Meskipun perjalanan mereka tidak selalu mulus, Satgassus terus berkomitmen untuk menjaga keamanan Indonesia dan melindungi negara dari berbagai ancaman. Mereka adalah salah satu pilar penting dalam menjaga stabilitas dan keamanan Indonesia.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top