Urutan Kepangkatan Polri: Siapa Pejabat Tertinggi di Kepolisian?

Urutan Kepangkatan Polri – Kepolisian Republik Indonesia (Polri) adalah lembaga penegak hukum yang memiliki hierarki pangkat yang ketat. Hierarki ini mencakup berbagai tingkatan mulai dari perwira hingga tamtama. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi urutan kepangkatan Polri dan mengidentifikasi siapa pejabat tertinggi di kepolisian Indonesia.

Apa itu Urutan Kepangkatan Polri?

Urutan kepangkatan Polri adalah sistem hierarki yang digunakan oleh Kepolisian Republik Indonesia untuk mengatur struktur organisasi dan tingkat pangkat anggota polisi. Setiap tingkatan pangkat memiliki lambang dan tanda pengenal yang berbeda. Urutan ini membantu dalam penentuan tanggung jawab, wewenang, dan struktur komando di dalam Polri.

Kita akan menguraikan urutan kepangkatan Polri dari yang tertinggi hingga yang terendah beserta deskripsi singkat masing-masing tingkatannya.

Perwira

Tingkatan pangkat polisi yang paling tinggi adalah Perwira. Golongan Perwira dibagi menjadi tiga tingkat, yaitu perwira tinggi, menengah, dan pertama.

1. Perwira Tinggi
  • Jenderal Polisi (Jenderal Pol), dengan lambang pangkat 4 bintang.
  • Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol), dengan lambang pangkat 3 bintang.
  • Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol), dengan lambang pangkat 2 bintang.
  • Brigadir Jenderal Polisi (Brigjen Pol), dengan lambang pangkat 1 bintang.
2. Perwira Menengah (Pamen)
  • Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol), dengan lambang pangkat 3 melati.
  • Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP), dengan lambang pangkat 2 melati.
  • Komisaris Polisi (Kompol), dengan lambang pangkat 1 bintang.
3. Perwira Pertama (Pama)
  • Ajun Komisaris Polisi (AKP), dengan lambang pangkat 3 balok emas.
  • Inspektur Polisi Satu (Iptu), dengan lambang pangkat 2 balok emas.
  • Inspektur Polisi Dua (Ipda), dengan lambang pangkat 1 balok emas.
Bintara

Setelah Perwira, pangkat selanjutnya adalah Bintara. Berbeda dengan perwira, Bintara terdiri dari Bintara Tinggi dan Bintara/Brigadir.

1. Bintara Tinggi Polri:
  • Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu), dengan lambang pangkat 2 balok bergelombang perak.
  • Ajun Inspektur Polisi Dua (Aipda), dengan lambang pangkat 1 balok bergelombang perak.
2. Brigadir/Bintara Polri:
  • Brigadir Polisi Kepala (Bripka), dengan lambang pangkat 4 balok panah perak.
  • Brigadir Polisi (Brigpol), dengan lambang pangkat 3 balok panah perak.
  • Brigadir Polisi Satu (Briptu), dengan lambang 2 balok panah perak.
  • Brigadir Polisi Dua (Bripda), dengan lambang pangkat 1 balok panah perak.
Tamtama

Terakhir adalah Tamtama. Tingkat Tamtama terdiri dari Tamtama Kepala Polri dan Tamtama Polri.

1. Tamtama Kepala Polri:
  • Ajun Brigadir Polisi (Abrip), dengan lambang pangkat 3 balok panah merah.
  • Ajun Brigadir Polisi Satu (Abriptu), dengan lambang pangkat 2 balok panah merah.
  • Ajun Brigadir Polisi Dua (Abripda) dengan lambang pangkat 1 balok panah merah.
2. Tamtama Polri:
  • Bhayangkara Kepala (Bharaka), dengan lambang pangkat 3 balok miring merah.
  • Bhayangkara Satu (Bharatu), dengan lambang pangkat 2 balok miring merah.
  • Bhayangkara Dua (Bharada), dengan lambang pangkat 1 balok miring merah.

Siapa Pejabat Tertinggi di Kepolisian?

Dalam sistem kepangkatan Polri, pejabat tertinggi adalah Jenderal Polisi dengan pangkat Jenderal Pol. Jenderal Polisi adalah pemimpin tertinggi dalam Kepolisian Republik Indonesia dan bertanggung jawab atas keseluruhan organisasi serta operasional kepolisian di seluruh Indonesia. Pangkat ini memiliki lambang 4 bintang yang mengidentifikasikan kedudukan yang sangat tinggi dalam hierarki kepolisian.

Jenderal Polisi memiliki peran penting dalam pengambilan keputusan strategis, perencanaan, dan pelaksanaan kebijakan kepolisian. Mereka juga berperan dalam menjaga stabilitas dan keamanan nasional, serta menjalankan tugas-tugas penegakan hukum yang kompleks.

Pemilihan Jenderal Polisi biasanya melalui proses yang ketat dan berdasarkan pengalaman serta prestasi selama bertugas dalam berbagai posisi kepemimpinan di Polri. Karena posisi ini memiliki dampak yang besar terhadap keamanan dan ketertiban masyarakat, pemilihan Jenderal Polisi dilakukan dengan cermat.

Dalam urutan kepangkatan Polri, Jenderal Polisi adalah simbol dari otoritas tertinggi dalam penegakan hukum di Indonesia. Mereka bertanggung jawab atas keselamatan dan keamanan seluruh warga negara, serta menjaga integritas dan profesionalisme Polri.

Kesimpulan

Urutan kepangkatan Polri mencerminkan struktur hierarki yang ketat dalam kepolisian Indonesia. Dengan Jenderal Polisi sebagai pejabat tertinggi, Polri memiliki kepemimpinan yang kuat untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan penegakan hukum di seluruh negeri. Pemahaman tentang urutan kepangkatan ini membantu mengklarifikasi peran dan tanggung jawab anggota kepolisian di berbagai tingkatan, yang pada akhirnya berkontribusi pada keamanan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Scroll to Top